Rank
Alternative
Author(s)
Artist(s)
Genre(s)
Type
Tag(s)
Chapters
ha Jae-hwan adalah aktor senior yang membangun kariernya melalui disiplin dan perfeksionisme.
Jadi ketika seorang sutradara sahabatnya meminta ia membintangi film sejarah berjudul Jahwa, ia mengira tantangan terbesarnya hanyalah proses syuting.
Namun kenyataannya berbeda.
Pada pembacaan naskah pertama, Jae-hwan bertemu dengan lawan mainnya, Shin Seong-hyeon, seorang aktor pendatang baru yang memiliki bakat alami, tetapi hampir tidak memiliki pengalaman.
Cara penyampaiannya datar, pengaturan waktunya berantakan, dan penampilannya terasa tidak konsisten.
Bagi Jae-hwan, yang sangat menjunjung tinggi ketepatan dalam berakting, hal itu benar-benar sulit diterima.
Namun alih-alih meninggalkannya, Jae-hwan justru mulai membimbing Seong-hyeon.
Awalnya dengan sabar sebagai senior, tetapi lama-kelamaan berubah menjadi rasa penasaran yang bahkan tidak bisa ia jelaskan.
“Shin Seong-hyeon itu seperti spesies invasif,” canda sang sutradara.
“Kau tidak bisa mengendalikannya. Yang bisa kau lakukan hanyalah membiarkannya beradaptasi.”
Tetapi ketika latihan demi latihan mulai berkembang menjadi hubungan yang jauh lebih dekat dari sekadar rekan kerja, Jae-hwan mulai bertanya-tanya…
Sebenarnya siapa yang sedang mengubah siapa?
Karena ternyata, akting tidak hanya terjadi di depan kamera.