Rank
Genre(s)
Type
Tag(s)
Chapters
Ian tampak seperti murid yang sempurna—baik hati, dapat dipercaya, dan berwajah tampan. Berkat sebuah tindakan baik yang ia lakukan saat masih kecil, ia dikenal oleh semua orang sebagai “Malaikat Natal.”
Karena itu, ketika Yugun kembali bersekolah setelah lama menjalani cuti akibat sakit, tak ada yang heran melihat Ian dengan sukarela membantunya beradaptasi kembali.
Melihat sosok Ian yang begitu hangat dan perhatian, Yugun pun mulai percaya padanya.
Namun, semuanya berubah ketika tanpa sengaja ia mendengar percakapan Ian dengan ibunya.
Dari percakapan itu, Yugun mengetahui bahwa citra sempurna Ian ternyata hanyalah bagian dari rencana yang sengaja dibuat demi mempertahankan reputasinya.
Merasa dikhianati, Yugun langsung menghadapi Ian dan mengancam akan membongkar sifat aslinya kepada semua orang.
Akan tetapi, jawaban Ian justru di luar dugaan.
“Silakan saja. Tapi apa pun yang terjadi setelah itu bukan tanggung jawabku. Lagipula… siapa yang akan membenci ‘Malaikat Natal’?”
Akankah mereka akan terus bertolak belakang seperti minyak dan air? Atau justru perlahan belajar memahami satu sama lain hingga menciptakan sesuatu yang jauh lebih indah daripada yang pernah mereka bayangkan?